Menghubungkan Facebook Page dengan Blog

Terkadang kita ingin Blog kita lebih dikenal orang, menghubungkan Facebook dengan Blog juga termasuk salah cara agar Blog kita lebih dikenal oleh orang lain. Berikut ini cara untuk menghubungkan Facebook dengan Blog:
1. Login di Blogger
2. Buka Facebook
3. Klik buat Halaman
4. Isi form yang tersedia, lalu klik Buat Halaman
5. Akan ada konfirmasi, klik saja Buat Halaman
6. Maka anda telah masuk ke Halaman yang ada buat tadi.

Untuk menghubungkan dengan blog lanjutkan dengan langkah-langkah berikut :

1. Di halaman Facebook yang anda buat tadi, klik Sunting Halaman.
2. Klik tab Pemasaran.

    atau langsung pilih
    pada halaman yang telah anda buat.
3. Klik Add a Like Box to Yur Website.
4. Isi form yang tersedia



  • Facebook Page URL : URL halaman anda, bisa didapat dengan membuka Halaman anda, lalu copy tulisan yang ada di Addres Bar
  • Width : Tinggi kolom
  • Color Scheme : Warna latar belakang
  • Conections : Orang yang akan ditampilkan

5. Klik Get Code

6. Ada 2 pilihan, yaitu "iframe" dan "Xfbml"

anda dapat memilih keduanya, namun saya sarankan untuk menggunakan "xfbml" karna mempunyai kelebihan, yaitu lebih ringan dan tidak membebani loading blog, apabila Fan pages nya belum ter-load secara maximal maka gadget yang ada di bawahnya tidak akan terganggu loading nya.



7. Copy code nya.
8. Masuk di Blog anda.
9. Klik Rancangan
10. Klik Tambahkan gadget
11. Pilih HTML/Javascript
12. Pastekan di situ.

Mengenal Microsoft Access



Microsoft Access (atau Microsoft Office Access) adalah sebuah program aplikasi basis data komputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office, selain tentunya Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint. Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna. Versi terakhir adalah Microsoft Office Access 2007 yang termasuk ke dalam Microsoft Office System 2007.

Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan di dalam format Microsoft Access, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL Server, Oracle Database, atau semua kontainer basis data yang mendukung standar ODBC. Para pengguna/programmer yang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang kompleks, sementara para programmer yang kurang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang sederhana. Access juga mendukung teknik-teknik pemrograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek.

Sejarah

Microsoft merilis Microsoft Access 1.0 pada bulan November 1992 dan dilanjutkan dengan merilis versi 2.0 pada tahun 1993. Microsoft menentukan spesifikasi minimum untuk menjalankan Microsoft Access 2.0 adalah sebuah komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows 3.0, RAM berkapasitas 4 megabyte (6 megabyte lebih disarankan) dan ruangan kosong hard disk yang dibutuhkan 8 megabyte (14 megabyte lebih disarankan). Versi 2.0 dari Microsoft Access ini datang dengan tujuh buah disket floppy 3½ inci berukuran 1.44 megabyte.

Perangkat lunak tersebut bekerja dengan sangat baik pada sebuah basis data dengan banyak record tapi terdapat beberapa kasus di mana data mengalami kerusakan. Sebagai contoh, pada ukuran basis data melebihi 700 megabyte sering mengalami masalah seperti ini (pada saat itu, memang hard disk yang beredar masih berada di bawah 700 megabyte). Buku manual yang dibawanya memperingatkan bahwa beberapa kasus tersebut disebabkan oleh driver perangkat yang kuno atau konfigurasi yang tidak benar.

Nama kode (codename) yang digunakan oleh Access pertama kali adalah Cirrus yang dikembangkan sebelum Microsoft mengembangkan Microsoft Visual Basic, sementara mesin pembuat form antarmuka yang digunakannya dinamakan dengan Ruby. Bill Gates melihat purwarupa (prototype) tersebut dan memutuskan bahwa komponen bahasa pemrograman BASIC harus dikembangkan secara bersama-sama sebagai sebuah aplikasi terpisah tapi dapat diperluas. Proyek ini dinamakan dengan Thunder. Kedua proyek tersebut dikembangkan secara terpisah, dan mesin pembuat form yang digunakan oleh keduanya tidak saling cocok satu sama lainnya. Hal tersebut berakhir saat Microsoft merilis Visual Basic for Applications (VBA).

Penggunaan

Microsoft Access digunakan kebanyakan oleh bisnis-bisnis kecil dan menengah, di dalam sebuah organisasi yang kecil bahkan mungkin juga digunakan oleh perusahaan yang cukup besar, dan juga para programmer untuk membuat sebuah sistem buatan sendiri untuk menangani pembuatan dan manipulasi data. Access juga dapat digunakan sebagai sebuah basis data untuk aplikasi Web dasar yang disimpan di dalam server yang menjalankan Microsoft Internet Information Services (IIS) dan menggunakan Microsoft Active Server Pages (ASP). Meskipun demikian, penggunaan Access kurang disarankan, mengingat telah ada Microsoft SQL Server yang memiliki kemampuan yang lebih tinggi.

Beberapa pengembang aplikasi profesional menggunakan Microsoft Access untuk mengembangkan aplikasi secara cepat (digunakan sebagai Rapid Application Development/RAD tool), khususnya untuk pembuatan purwarupa untuk sebuah program yang lebih besar dan aplikasi yang berdiri sendiri untuk para salesman.

Microsoft Access kurang begitu bagus jika diakses melalui jaringan sehingga aplikasi-aplikasi yang digunakan oleh banyak pengguna cenderung menggunakan solusi sistem manajemen basis data yang bersifat klien/server. Meskipun demikian, tampilan muka Access (form, report, query, dan kode Visual Basic) yang dimilikinya dapat digunakan untuk menangani basis data yang sebenarnya diproses oleh sistem manajemen basis data lainnya, seperti halnya Microsoft Jet Database Engine (yang secara default digunakan oleh Microsoft Access), Microsoft SQL Server, Oracle Database, dan beberapa produk lainnya yang mendukung ODBC.
Fitur

Salah satu keunggulan Microsoft Access dilihat dari perspektif programmer adalah kompatibilitasnya dengan bahasa pemrograman Structured Query Language (SQL); query dapat dilihat dan disunting sebagai statemen-statemen SQL, dan statemen SQL dapat digunakan secara langsung di dalam Macro dan VBA Module untuk secara langsung memanipulasi tabel data dalam Access. Para pengguna dapat mencampurkan dan menggunakan kedua jenis bahasa tersebut (VBA dan Macro) untuk memprogram form dan logika dan juga untuk mengaplikasikan konsep berorientasi objek.

Microsoft SQL Server Desktop Engine (MSDE) 2000, yang merupakan sebuah versi mini dari Microsoft SQL Server 2000, dimasukkan ke dalam Office XP Developer Edition dan dapat digunakan oleh Microsoft Access sebagai alternatif dari Microsoft Jet Database Engine.

Tidak seperti sebuah sistem manajemen basis data relasional yang komplit, Microsoft JET Database Engine tidak memiliki fitur trigger dan stored procedure. Dimulai dari Microsoft Access 2000 yang menggunakan Microsoft Jet Database Engine versi 4.0, ada sebuah sintaksis yang mengizinkan pembuatan kueri dengan beberapa parameter, dengan sebuah cara seperi halnya sebuah stored procedure, meskipun prosesur tersebut dibatasi hanya untuk sebuah pernyataan tiap prosedurnya. Access juga mengizinkan form untuk mengandung kode yang dapat dieksekusi ketika terjadi sebuah perubahan terhadap tabel basis data, seperti halnya trigger, selama modifikasi dilakukan hanya dengan menggunakan form tersebut, dan merupakan sesuatu hal yang umum untuk menggunakan kueri yang akan diteruskan (pass-through dan teknik lainnya di dalam Access untuk menjalankan stored procedure di dalam RDBMS yang mendukungnya.

Dalam berkas Access Database Project (ADP) yang didukung oleh Microsoft Access 2000 dan yang selanjutnya, fitur-fitur yang berkaitan dengan basis data berbeda dari versi format/struktur data yang digunakan Access (*.MDB), karena jenis berkas ini dapat membuat koneksi ke sebuah basis data MSDE atau Microsoft SQL Server, ketimbang menggunakan Microsoft JET Database Engine. Sehingga, dengan menggunakan ADP, adalah mungkin untuk membuat hampur semua objek di dalam server yang menjalankan mesin basis data tersebut (tabel basis data dengan constraints dan trigger, view, stored procedure, dan UDF). Meskipun demikian, yang disimpan di dalam berkas ADP hanyalah form, report, macro, dan modul, sementara untuk tabel dan objek lainnya disimpan di dalam server basis data yang membelakangi program tersebut.

Pengembangan dengan Access

Access mengizinkan pengembangan yang relatif cepat karena semua tabel basis data, kueri, form, dan report disimpan di dalam berkas basis data miliknya (*.MDB). Untuk membuat Query, Access menggunakan Query Design Grid, sebuah program berbasis grafis yang mengizinkan para penggunanya untuk membuat query tanpa harus mengetahui bahasa pemrograman SQL. DI dalam Query Design Grid, para pengguna dapat memperlihatkan tabel basis data sumber dari query, dan memilih field-field mana yang hendak dikembalikan oleh proses dengan mengklik dan menyeretnya ke dalam grid. Join juga dapat dibuat dengan cara mengklik dan menyeret field-field dalam tabel ke dalam field dalam tabel lainnya. Access juga mengizinkan pengguna untuk melihat dan memanipulasi kode SQL jika memang diperlukan.

Bahasa pemrograman yang tersedia di dalam Access adalah Microsoft Visual Basic for Applications (VBA), seperti halnya dalam beberapa aplikasi Microsoft Office. Dua buah pustaka komponen Component Object Model (COM) untuk mengakses basis data pun disediakan, yakni Data Access Object (DAO), yang hanya terdapat di dalam Access 97, dan ActiveX Data Objects (ADO) yang tersedia dalam versi-versi Access terbaru.

Mengenal Visual Basic

Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang bersifat event driven dan menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program aplikasi berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman Common Object Model (COM). Visual Basic merupakan turunan bahasa BASIC dan menawarkan pengembangan aplikasi komputer berbasis grafik dengan cepat, akses ke basis data menggunakan Data Access Objects (DAO), Remote Data Objects (RDO), atau ActiveX Data Object (ADO), serta menawarkan pembuatan kontrol ActiveX dan objek ActiveX. Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.
Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi eksternal tambahan.
Dalam pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar yang sangat luas. Dalam sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2005, 62% pengembang perangkat lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk Visual Basic, yang diikuti oleh C++, JavaScript, C#, dan Java.
Sejarah
Bill Gates, pendiri Microsoft, memulai bisnis softwarenya dengan mengembangkan interpreter bahasa Basic untuk Altair 8800, untuk kemudian ia ubah agar dapat berjalan di atas IBM PC dengan sistem operasi DOS. Perkembangan berikutnya ialah diluncurkannya BASICA (basic-advanced) untuk DOS. Setelah BASICA, Microsoft meluncurkan Microsoft QuickBasic dan Microsoft Basic (dikenal juga sebagai Basic Compiler).
Sejarah BASIC di tangan Microsoft sebagai bahasa yang diinterpretasi (BASICA) dan juga bahasa yang dikompilasi (BASCOM) membuat Visual Basic diimplementasikan sebagai gabungan keduanya.
Programmer yang menggunakan Visual Basic bisa memilih kode terkompilasi atau kode yang harus diinterpretasi sebagai hasil executable dari kode VB. Sayangnya, meskipun sudah terkompilasi jadi bahasa mesin, DLL bernama MSVBVMxx.DLL tetap dibutuhkan. Namun karakteristik bahasa terkompilasi tetap muncul (ia lebih cepat dari kalau kita pakai mode terinterpretasi).
Pemrograman Berorientasi Objek (OOP)
Visual Basic merupakan bahasa yang mendukung OOP, namun tidak sepenuhnya. Beberapa karakteristik obyek tidak dapat dilakukan pada Visual Basic, seperti Inheritance tidak dapat dilakukan pada class module. Polymorphism secara terbatas bisa dilakukan dengan mendeklarasikan class module yang memiliki Interface tertentu. Visual Basic (VB) tidak bersifat case sensitif.
Desain Visual dan Komponen
Visual Basic menjadi populer karena kemudahan desain form secara visual dan adanya kemampuan untuk menggunakan komponen-komponen ActiveX yang dibuat oleh pihak lain. Namun komponen ActiveX memiliki masalahnya tersendiri yang dikenal sebagai DLL hell. Pada Visual Basic .NET, Microsoft mencoba mengatasi masalah DLL hell dengan mengubah cara penggunaan komponen (menjadi independen terhadap registry).

EVOLUSI VISUAL BASIC
Visual Basic yang pertama adalah Visal Basic 1.0 yang dikenalkan pada tahun 1991, pendekatan yg dilakukan untuk menghubungkan bahasa pemrograman dengan GUI berasal dari prototype yg dikembang oleh “Alan Cooper” yg di sebut TRIPOD,. Kemudian Microsoft mengontrak copper dan asosiasinya utk mengembangkan tripod agar dapat digunakan di windows 3.0 dibawah nama kode Ruby.
Perjalanan dari Visual Basic (VB1 to VB 10)
1. Proyek “Thunder” dirintis
2. Visual Basic 1.0 (May 1991) di rilis untuk windows pada Comdex/Windows Wordltrade yg dipertunjukan di Atlanta , Georgia
3. Visual Basic 1.0 untuk DOS dirilis pada bulan September 1992. Bahasa ini tidak kompatibel dengan Visual Basic For Windows. VB 1.0 for DOS ini pada kenyataaanya merupakan versi kelanjutan dari compiler BASIC, QuickBasic dan BASIC Professional Development System
4. Visual Basic 2.0 dirilis pada November 1992, Cakupan pemrogramannya cukup mudah untuk digunakan dan kecepatannya juga telah di modifikasi. Khususnya pada Form yg menjadikan object dapat dibuat secara seketika, serta konsep dasar dari Class modul yg berikutnya di implementasikan pada VB 4
5. Visual Basic 3.0 , dirilis pada musim panas 1993 dan dibagi menjadi versi standard dan professional. VB 3 memasukan Versi 1.1 dari Microsoft Jet Database Engine yg dapat membaca serta menulis database Jet (atau Access) 1.x
6. Visual Basic 4.0 (Agustus 1995) merupakan versi pertama yg dapat membuat windows program 32 bit sebaik versi 16 bit nya. VB 4 juga memperkenalkan kemampuan untuk menulis non-GUI class pada Visual Basic
7. Visual Basic 5.0 (February 1997), Microsoft merilis secara eksklusif Visual basic untuk versi windows 32 bit . Programmer yg menulis programnya pada versi 16 bit dapat dengan mudah melakukan import porgramnya dari VB4 ke VB5. dan juga sebaliknya, program VB5 dapat diimport menjadi VB4. VB 5 memperkenalakan kemampuan untuk membuat User Control.
8. Visual Basic 6.0 (pertengahan 199….. memperbaiki beberapa cakupan, temasuk kemapuannya untuk membuat Aplikasi Web-based . Visual Basic 6 di jadwalkan akan memasuki Microsoft “fasa non Supported” dimulai pada maret 2008

Tampilan awal Visual Basc 6.0
vbnewprojectwindowkq5vb6

9. Visual Basic .NET (VB 7), dirilis pada tahun 2002, Beberapa yang mencoba pada versi pertama .NET ini mengemukakan bahwa bahasa ini sangat powerful tapi bahasa yg digunakan sangat berbeda dengan bahasa sebelumnya, dengan kekurangan diberbagai area, termasuk runtime-nya yang 10 kali lebih besar dari paket runtime VB6 serta peningkatan penggunan memory.
10. Visual Basic .NET 2003 (VB 7.1) , dirilis dengan menggunakan NET framework versi 1.1.
11. Visual Basic 2005 (VB 8.0) , merupakan iterasi selanjutnya dari Visual Basic .NET. dan Microsoft memutuskan untuk menghilangkan kata kata .NET pada judulnya. Pada Rilis ini , Microsoft memasukan bebrapa fitur baru, diantaranya :
1. Edit and Continue , mungkin inilah kekurangan fitur terbesar dari VB .NET . pada VB 2005 ini kita diperbolehkan melakukan perubahan kode pada saat program sedang dijalankan
2. Perbaikan pada Konversi dari VB ke VB NET12Visual Basic .NET 2003 (VB 7.1) , dirilis dengan menggunakan NET framework versi 1.1.
12. IsNot Patent, merupakan salah satu fitur dari Visual Basic 2005 merupakan konversi If Not X Is Y menjadi If X IsNot Y
13. Visual Basic 2005 Express , merupkan bagian dari Product Visual Studio. Microsoft membuat Visual Studio 2005 Express edition untuk pemula dan yg gemar dengan VB, salah satu produknya adalah Visual Basic 2005 Express yg merupakan produk gratis dari Microsoft
14. Visual Basic “Orcas” (VB 9.0) , dijadwalkan akan dirilis pada tahun 2007 dan dibangung diatas .NET 3.5. Pada rilis ini , Microsoft menambahkan beberapa fitur , diantaranya :
- True Tenary operator , yaitu fungsi If(boolean,value, value) yg digunakan untuk menggantikan fungsi IIF
- LINQ Support
- Ekspresi Lambda
- XML Literals
- Nullable types
- Type Inference
15. Visual Basic ‘VBx’ (VB 10.0) , Visual Basic 10, yang juga dkenal dengan nama VBx, akan menawarkan dukungan untuk Dynamic Language Runtime. VB 10 direncanakan akan menjadi bagian dari SilverLight 1.1

1. Pengertian Form, Label, Text, CommandButton
Form adalah objek yang digunakan untuk menampung semua objek yang akan dibuat pada aplikasi. Adapun beberapa Properti yang sering dipakai dari Form adalah sebagai berikut:
Properties Value Description
Appearance 0 – Flat1 – 3D Apakah form akan ditampilkan dengan model 2 dimensi atau 3 dimensi
AutoRedraw True/False Menampilkan form dalam modus grafik
BackColor Value Menampilkan warna latar belakang
BorderStyle 0 – None1 – Fixed Single2 – Sizeable3 – Fixed Dialog4 – Fixed Tool Window5 – Sizeable Tool Window Model Penampakan Border
Caption Value Judul dari form
ControlBox True/False Menampilkan Control box dalam form
Enabled True/False Aktif/Deaktif form
FillColor Value Warna form
Font Value Jenis font dalam form
Height Value Ukuran tinggi form
Icon Value Bentuk icon yang akan ditampilkan
Left Value Ukuran form dari kiri screen
MaxButton True/False Menampilkan Tombol Max
MDIChild True/False Form sebagai child atau free
MinButton True/False Menampilkan tombol Min
MouseIcon Value Bentuk mouse pada daerah form
MousePointer Value Jenis mouse pada daerah form
Moveable True/False Form dapat dipindahkan/geser
NegotiateMenus True/False Menu dapat digabung dengan menu dari Form lain
Picture Value Gambar yang akan diisi pada form
ShowInTaskbar True/False Form akan ditampilkan dalam taskbar
StartUpPosition 0 – Manual1 – CenterOwner2 – CenterScreen3 – WindowsDefault(kiri atas) Posisi awal form pada saat dipanggil
Top Value Jarak antara form dengan screen atas
Visible True/False Menyembunyikan form(False)
Width Value Lebar dari suatu form
WindowState 0 – Normal1 – Minimized2 – Maximized Menampilkan form pada saat pertama kali dipanggil
Label adalah objek yang digunakan untuk menampung suatu kalimat. Kalimat ini dapat diisi pada saat Design Time ataupun pada saat Run Time

Membuat Halaman Statis Pada Blog

Membuat Halaman Statis / Static Page di Blogger Blogspot

Berikut langkah – langkah membuat halaman statis di blogger blogspot.
1. Login di blogger dengan menggunakan halaman blogger in draft.
Caranya, buka alamat http://draft.blogger.com/ di web browser, kemudian masukan username (email) dan password seperti biasanya.

membuat halaman statis static page
2. Setelah masuk, di bagian pojok kanan atas ada pilihan untuk menjadikan blogger in draft sebagai default dashboard blogger anda. Jika mau, kasih tanda checklist disana.
blogger static page
3. Klik “edit entry” pada blog yang akan dipasangi halaman statis
halaman statis
4. Di halaman selanjutnya, klik “Edit Laman” kemudian klik “Laman Baru”
halaman statis blogger
5. Kemudian akan terbuka halaman post editor. Disini adalah tempat anda menuliskan isi dari halaman statis anda tersebut. Cara mengisinya, sama seperti menulis posting artikel seperti biasa.
halaman statis blogger
6. Setelah selesai mengisi, klik saja tombol “tayangkan laman” untuk menerbitkan halaman statis / static page baru di blog.
7. Selanjutnya, akan muncul halaman baru untuk pemasangan gadget halaman. Pada bagian ini, pilih saja salah satu kemudian klik “Simpan dan Terbitkan”
static page blogspot
8. Di halaman selanjutnya, klik “Lihat Laman” untuk melihat halaman statis / static page yang baru dibikin.

Mengenal HTML

Sebelum kita mengenal lebih lanjut tentang Pemprograman berbasis Web alangkah baiknya kita mulai dengan mengenal HTML

Pengertian HTML
HTML adalah suatu bahasa yang dipergunakan untuk mendeskripsikan halaman web.
  • HTML merupakan singkatan dari Hyper Text Markup Language.
  • HTML bukan merupakan bahasa pemrograman, HTML adalah suatu markup language (bahasa markah).
  • Suatu markup language berupa serangkaian markup tags.
  • HTML menggunakan markup tags untuk mendeskripsikan halaman web.
HTML Tags
HTML markup tags biasa disebut HTML tags.
  • HTML tags berupa keywords atau kata kunci yang diapit oleh tanda kurung seperti <html>.
  • HTML tags biasanya dipakai berpasangan seperti <b> dan </b>.
  • Tag pertama dalam pasangan html tags adalah start tag atau tag awal, sedang tag kedua adalah end tag atau tag akhir.
  • Start tags dan end tags biasa juga disebut opening tags dan closing tags.
HTML Documents = Web Pages
  • HTML documents atau dokumen HTML mendeskripsikan suatu web pages atau halaman web.
  • HTML documents berisi HTML tags dan plain text atau text biasa.
  • HTML documents atau dokumen HTML juga biasa disebut web pages atau halaman web.
Tujuan dari sebuah web browser (seperti Internet Explorer, Firefox, Opera, Safari atau Google Chrome) adalah untuk membaca HTML documents kemudian menampilkannya sebagai halaman web. Browser tidak menampilkan HTML tags, tetapi menggunakan tag tersebut untuk menterjemahkan isi dari halaman web.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
<html>
<body>
 
<h1>Judul Pertama</h1>
 
<p>Paragraf pertama</p>
 
</body>
</html>
Penjelasan Contoh
  • Teks di antara <html> dan </html> mendeskripsikan web page.
  • Teks di antara <body> dan </body> adalah konten halaman web yang akan tertampil.
  • Teks di antara <h1> dan </h1> digunakan untuk menampilkan judul.
  • Teks di antara <p> dan </p> digunakan untuk menampilkan paragraf.

Apa Itu CSS?

Apa itu CSS?

CSS = Cascading Style Sheets ( Bahasa lembar Gaya ). CSS merupakan bahasa yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup / markup language. Jika kita berbicara dalam konteks web, bisa di artikan secara bebas sebagai : CSS merupakan bahasa yang digunakan untuk mengatur tampilan / desain suatu halaman HTML.

Dasar CSS

Apa itu CSS?

CSS = Cascading Style Sheets ( Bahasa lembar Gaya ). CSS merupakan bahasa yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup / markup language. Jika kita berbicara dalam konteks web, bisa di artikan secara bebas sebagai : CSS merupakan bahasa yang digunakan untuk mengatur tampilan / desain suatu halaman HTML.

Dulu, sebelum CSS menjadi standar untuk mendesain halaman web seperti sekarang, halaman web di desain menggunakan <table>. jadi dibuat dulu desainnya, dalam format .psd atau jpeg, lalu di slice atau di potong potong menjadi bagian – bagian terpisah. setelah itu dibuat table dengan ukuran yang sesuai, lalu desain tadi di “tempel” pada table sebagai image yang melekat pada tabel, atau sebagai background. Kelemahan dari cara seperti ini adalah, halaman web menjadi berat karena kolom – kolom penyusun table <tr> dan <td> diberi tambahan atribut image source. Side effect dari hal ini adalah halaman web menjadi padat dan tidak SEO friendly.

Desain dengan tabel :

  1. Buat desainnya. menggunakan .psd ( photoshop ) atau .cdr ( coreldraw )
  2. buat tabelnya. menggunakana tag <table>, <tr> dan <td>
  3. potong – potong desain sesuai dengan kolom pada tabel, lalu “selipkan” desain pada kolom tabel menggunakan sebagai elemen image tabel atau background.
Dengan CSS, cara kerja ini dirubah. Anda membuat halaman HTML, lalu anda berikan identitas pada bagian2 tertentu dengan tag <div> baik itu menggunakan atribut id <div id=”"> atau class <div class=”">. Lalu anda buat satu file css, bisa di selipkan pada bagian <head> atau dalam file berbeda dan di hubungkan dengan tag <link rel=”stylesheet” type=”text/css” href=”">. File CSS tadi memberikan nilai dan definisi pada bagian tertentu dari halaman html tadi yang diberikan identitas melalu tag <div>.